|
|
 |
 |
|
Thursday, October 13, 2005
Knock. Knock! Hello. Nama Saya Cintah!.

Lelaki itu datang membawa cinta. Lalu perempuan ini menerima. Lalu kami berbagi rasa. Simple.
Kamu, itu aku. Aku,itu juga kamu. 1 = 1 atau 1 + 1 = 1 ?
Yang pasti, kamu,aku, satu. Jadi mau apa lagi? Jalani, nikmati.
"Saya lelah buat jatuh cinta lagi." "Cinta, bagian dari mimpi buruk di alam nyata"
Mungkin itu phrase buat saya bertahun-tahun yang dulu. Dan ternyata, ternyata sekali, masih ada yang bisa buat hati saya luluh, atau saja cair seperti coklat di bawah terik matahari.
Cintah buat saya hilang akal. Bawaannya tersenyum sendiri, senang, atau mungkin lebih dari itu. Tiap ujung kata saya pasti Hurmm...lalu saya :)
Saya yakin, yakin sekali hati saya lagi jatuh dan luluh. Lalu hilang dicuri Cintah.
Hey Cintah, Balikin! Balikin hatinya.
Lalu, namanya juga perempuan. Penuh dengan rasa curiga, apalagi perempuan yang penuh segala macam rasa seperti saya. Apa saya pantas buat dicintai? Ada apa dengan "yangnamanyasaya"? Ada apa Cintah?
Perempuan.DuaPuluhTiga.Leo.Berhaticurigasamalelaki.
Tidakputih.Hitamjuga.LumayanCabi.
SuperSibuk. TidakGaul.TidakSosial.
TidakTahuMemberi.
LebihBanyakmenerima.
PelitBerbagiRasa.
TakutUntukPercayaKalauDirinyaBenarBenarDicinta.
Haha.Lengkap satu set perempuan yang tidak percaya diri.
Aih.
Sumpah. Hati saya luluh sama Cintah. Walao....
Tidak ada nyanyi-nyanyi sambil bermain gitar lagi.
Tidak ada yang special buat Cintah waktu bangun pagi.
Tidak ada acara menonton live concert. Acara menonton bola sampai lewat pagi.
Tidak ada acara kongsi coklat.
Tidak ada wish itu ini.
Tidak ada acara masak-masak kalau Cintah sakit.
Dan, tidak ada kata-kata selamat dari teman2 juga.
Laki-laki hatinya mudah berpaling.
Kata Seno Gumira dalam karya Roman yang saya baca kemaren;
" Seandainya pun hubungan cinta kami mulus seperti porselen, kokoh seperti marmer, dan berdenyar seperti sinyal, dengan mudah ternyata aku selalu tergoda."
Buat Cintah,
Hey, kalau berpaling kamu ku bunuh!! Bunuh! Bunuh!
Posted at 10:46 am by tapakrasa
Permalink
Monday, September 26, 2005
Biar jadi Untittled saja.
Hari ini akan menjadi kemaren.
Biar saja saya menulis hari ini sebagai kemaren.
Ya. Kemaren hari goyah saya. Kakak yang menghilang waktu maghrib tadi pulang dan membawa sesuatu yang kurang enak di kuping apalagi hati saya.
Dan saya menerimanya dengan gelak tawa pura-pura. Begitu pura-pura sekali walau hati saya amat terguris.
Dan waktu ada getar-getar suara menahan tetes air mata itu jatuh, saya langsung mendapatkan sohib saya di telepon. Mungkin nanti saya bakal merasa tenang.
Dan tenang itu bertambah gelora waktu saya juga mendapat perkhabaran buruk darinya.
Pagi tadi saya nekad mengurus hal-hal yang ditinggal belakang, dan tak berakhir di situ.
Manusia cuma datang kalau benar-benar dalam kesusahan. "Kata saya".
Datang, pergi, datang dengan kepura-puraan (lagi) dan pergi (lagi).
Dan memang. Perempuan ini terguris ato kmaren saya telah mengguris?
Posted at 05:11 am by tapakrasa
Permalink
Saturday, September 24, 2005
Humph. Lalu tersenyum. :)
Tak ada taman gula-gula kapas depan rumah saya. Tak ada emas yang jatuh dan bisa membuat saya menjadi milionare. Atau bangun dengan melihat saya cantik seperti Sopia Latjuba? Aha. Mustahil. Saya tetap perempuan jengkel yang jelek sejagat raya.
Tapi saya senang.
Posted at 07:39 pm by tapakrasa
Permalink
Tuesday, September 13, 2005

Namanya juga perempuan. Sensih. Seksih. No wonder. Saya lebih menyukai lelaki! Ahaha.
Dan namanya juga lelaki. Tidak gemar mendekati saya. Mungkin kerna saya perempuan?
Ya Begitulah. Seperti kata nenek saya. Perempuan itu payah!
Dan buktinya tadi pagi. Gara-gara tak masuk kerja di hari yang saya panggil Hate Monday, saya di panggil masuk ke bilik besar buat menghadap Permaisuri di neraka lapis tujuh yang lagi murka itu.
Maklum saja kalau tempat kerja saya semuanya perempuan. Laki-laki terakhir cabut 2 minggu lepas, dan terus kabur tanpa sebarang notis. Dan sekarang, girl power!
Saya diingatkan agar tidak membuat orang laen menangis. Ahahahaha. Ketawalah ketawalah. Bodo amat!
Begitu sekali ya perempuan. Stress dikit, nangis. Digigit nangis. Ditinggalkan cintah, nangis. Aih. Ditinggalkan saya sehari dengan kerja yang delay itu ini, nangis. Bukan sorang yang nangis, tapi dua.
Saya lesbi? Itu tak mungkin. Kerna jantung saya masi berdetak dag dig dug saat melihat lelaki.
Payah kalau tempat kerja yang begitu feminis!
Begitu sekali perempuan. Sukur saya dilahirkan buat lelaki dan bukan untuk perempuan. Aih :)
Posted at 11:50 am by tapakrasa
Permalink
Wednesday, September 07, 2005
Bodoh.
Tetap saja bodoh.
Ke stadium buat menonton orang bermain bola atau melihat rumput hijau?
Sehelai kertas yang bernama tiket itu berharga 5 ketul ayam goreng dan segelas jus oren.
Betapa mahal dan saya sepertinya cuma mahu melihat rumput dan berada di keramaian.
Hati saya hilang entah ke mana. Terbang menerobos angkasa yang tak berbintang.
Haih. Dengar sorak sorak di kiri dan kanan. Orang orang tak peduli.
Saya langsung cabut.
Meninggalkan stadium itu dengan bisikan hati
"Humph. Ya sudahlah. Bukan tempat yang bagus menikmati rumput hijau."
Atau,
Bau pop-corn tadi memaksa cacing perut saya untuk menggigit, lalu...
Ah, balik-lah.
Posted at 11:33 am by tapakrasa
Permalink
Monday, August 22, 2005

Melangkah keluar lebih awal dari studio; sangat bukan saya. Tanpa komitmen atau langsung tak punya komitmen juga bukan masalah saya. Yang saya mau saya bahagia.
Ketidakpedulian mula menghinggap. Kegilaan mula menyindir. Lalu saya mula bertindak keluar begitu saja dari studio. Haha. Senang skali. Pertama kali seumur hidup saya di situ keluar seawal jam 6.
Saya tak peduli. Telepon tak berhenti bergetar dalam kantung warna merah corak bunga yang saya beli 2 minggu kemaren. Calling "Surga". Saya sengaja tak mengangkat. Saya tau itu emak. Dan saya tau saya bakal dijemput. Ah. Hari ini saya mau melewati hidup. Pulang sendiri. Aih. Indah sekali.
Ada tetes tetes hujan kecil di luar. Rintik-rintik itu bagai ciuman hinggap di pipi saya. Satu-satu mencium kulit muka. Tetes yang pertama kena pada hidung. Saya nekad mau basah.
Kain labuh warna merah hati dengan corak bunga-bunga kecil saya angkat. Terlihat jelas sepatu warna putih saya. Dan kaki mula melangkah.
Di kiri saya laut. Hari tanpa langit magenta. Macam saya di pejabat yang banyak membungkam. Begitu juga matahari yang entah apa alasannya ikut malas menjenguk saya.
Ada suit-suit dari jalan-jalan yang sesak. Kenderaan seolah tak mau berganjak. Seolah ada magnet besar dari bawah jalan warna itam itu.
Saya betul-betul menikmati jalan itu. Hujan dan bau tanah. Saya haus bau tanah. Saya haus skali.
Dan waktu itu saya betul-betul menikmati bau basah tanah. Tersenyum sendiri.
Kain merah saya basah. Begitu juga baju warna pudar putih. Jadi ingat pesan emak tadi pagi yang heran kenapa saya lebih milih memakai kain labuh yang kembang di bawah sama baju warna kosong pudar. Tiap hari kain labuh kembang saya berganti warna. Biru.Merah.Hijau. Hitam. Ada juga putih.
Tetes itu mula menambah. Dan tak kurang 5 min saya dalan kotak warna ijau itu, ujan mula mencurah.
Saya dapat tempat paling bagus dalam kotak itu. Pojok paling belakang. Di kursi penuh tulisan vandalisme yang saya baca tak kurang kretipnya.
"I wait U front of school gate" . Saya yakin penulisnya masih sekolah.
Saya melewati sambil menikmati lagi jalan-jalan di pulau. Ada billboard besar di tengah bandar. Sedih, terharu. Tak sangka melihat hasil kerja sendiri di tengah bandar.
Saya membulatkan mata. Lama-lama fokus saya tak lagi pada billboard. Tapi jatuh pada tetes air di cermin kotak ijau yang kadang-kadang jalannya tersekat-sekat. Tetes-tetes jatuh, berlaga tetes lain. Lalu membentuk rupa-rupa berbagai. Bentuk bibir, sayap kupu-kupu, perempuan bugil, unta, buah, mulut anjing menggonggong. Berbagai. Macam-macam.
Ribuan tetes jatuh dan berlaga. Satu titik ke satu titik laen. Layaknya hidup kita. Jatuh tanpa arah. Berlaga titik laen. Lalu membentuk suatu yang baru.
Mungkin saja saya belum ketemu titis hujan saya?
Posted at 11:27 am by tapakrasa
Permalink
Tuesday, July 26, 2005
Rasa senang tp tetap saja goyah. Terlalu banyak di pikiran saya hari ini. Rasa senang, terharu, goyah, tak tau memilih, ah macam-macam.
Ulang tahun yang ke dua puluh tiga. Saya sendiri tak ingat hari sejarah ini. Maklum, saya sendiri tak pernah meraikannya. Tapi, atas perhatian teman-teman saya, itu buat saya betul-betul tersentuh.
Ah. Sambung besok ah. ngantuk. :)
Posted at 12:07 pm by tapakrasa
Permalink
Thursday, July 21, 2005
Knock~ Knock~Knock.
Saya: Siapa di luar?
Kes : Saya kesialan.
Saya: Ouh, kesialan. Sial kan masuk. Ehm, maksud saya, silakan masuk.
Itu antara phrase dalam hidup saya. Menjemput kesialan masuk ke dunia sendiri. Haha. Seperti menyenangkan.
Malas bercerita soal kesialan di hari-hari yang menyenangkan. Saya tak mau dibilang pesimis.
Begini saja, saya yakin laut biru di luar sekarang bukan penyebab saya senang begini.
Cukup saja dalam satu kosa kata yang mudah dan sempurna.
Mari mulakan bercerita dalam satu napas.
Saya berhenti kerja yang kedua saya dan ditawar kerja laen sebagai ketua department, tetapi menolak kerana masalah kuasa yang besar, lalu terpikir bekerja semula sebagai tukang memasak pizza, tetapi ditawar lagi kerja lebih masa sebagai tukang jaga kompiter dan tulisan saya diterima masuk dalam majalah tempatan lalu riang ria lah saya sebagai makhluk yang semakin meningkat dewasa pada minggu hadapan tanpa Bintang di pulau walau sebenarnya saya lebih senang mendapat hadiah mini ipod warna putih dari bunga kaktus yang tak boleh dimakan.
Fyuh...~~~ *menghela napas.
Kan lebih baguz?
Mau lagi?
Boleh.
Pulau semakin sesak dan saya sepertinya dihimpit berbagai masalah orang-orang kota yang matanya sipit tak boleh melihat tanpa menyedari saya juga sipit seperti mereka yang laen lalu waktu makan siang dihampiri sosok tubuh yang hampir rebah ditelan bumi lalu diberi sekeping kertas yang penuh coretan wajah saya yang dibilang hatinya tertarik melihat saya yang penuh kejelekan dan memang benar lelaki tadi menjengkelkan!
Huh, puas.
Posted at 11:26 am by tapakrasa
Permalink
Tuesday, July 12, 2005
Boleh jadi siapa saja: BJSS
Saya : S
BJSS : Ween, tadi CD aku yg di sini mana?
Saya : Lupa
BJSS : Abis? Apa yg di ingat?
Saya : Yang saya ingat saya bahagia
BJSS: Ween, ad. yang tadi dah di print?
Saya: Lupa
BJSS: Abis? Ingat apa?
Saya: Yang saya ingat saya bahagia
BJSS: Dah makan?
Saya: Lupa
BJSS: Ingat apa?
Saya: Yang saya ingat saya bahagia.
Mungkin itu antara pertanyaan orang-orang disekitar saya. Dan semuanya dijawab LUPA. Betul. Sebenarnya,, saya langsung tak ingat saat saya bahagia. Dan saya terbawa-bawa perilaku aneh di salun, waktu saya naked mau botakkan kepala. Bukan naked tapi nekad. Maaf.
OrangSalunMiripF4: What kind of treatment u did before?
Saya : Lupa
OrangSalunMiripF4: Hehe (pura-pura ketawa bahwa kelakuan aneh customer itu bagus) So whut u
think? (nada hampir marah)
Saya: : Yang saya ingat saya bahagia..
OrangSalunMiripF4: .............................
1 wish: Saya Mau semua orang bahagia.
Posted at 11:15 am by tapakrasa
Permalink
Sunday, July 03, 2005

Terjebak.
Saya terjebak dalam masalah kata "kembali". atau bahasa kompiter. "ctrl z".
Sebelum itu, ini tak ada kaitan sama sekali dengan filem superhero batman kembali atau filem superhero yang lainnya.
Bagaimana saya menjelaskannya di sini?
*toilet dulu, ill b back after 5 min. be rite back
ok im back.
Umph. Sekurangnya saya berjanji mau kembali, dan saya menunaikannya. walau mungkin saya di toilet lebih dari 5 min. yes yes. begitulah. namanya juga masalah janji manusia. selalu saja tak tepat.
Masalah yang saya hadapi sekarang mungkin tak begitu sulit seperti masalah Gloria Macapagal Aroyo di Filipina, atau mungkin masalah perang saudara di Libya, AH!!! APA SAJA!!
Ok, terus terang saja. Ambil kulkulator anda dan mari belajar menghitung bersama.
Katakan, kerja saya dari jam 9 pagi hingga 9 atau 10 malam.
Berarti, monday to friday = 12x5 = 60 hours,
Sabtu = half day, tapi saya masih harus di pejabat sehingga jam 6 ptg spt kemaren.
Dan ini juga berarti, 1 week = 60+8 = 68 hours
Dan, 1 month = 68x4 = 272 hours
Ok. Jangan begitu menyiksa hidup, jadi lunch hour mungkin 30 hours (kadang cuma mkn dpn moniter)
Jadi, 272-30 = 242 hours.
Bayangkan, sehari saya mungkin concentrate ke 2 atau 3 kerja, dan setiap satu kerja, 70 kali saya Undo atau Ulang balik.
[Short cut key Undo di kompiter itu Ctrl Z, tapi saya yang bekerja dengan Apel setengah gigit alias Mac, jadi Apple Z)
Jadi, dengan ini wahai sodara sodara sekalian, saya terkesan melakukan short cut key command yang ternyata begitu memakan hard disk otak saya sebanyak:
1 hari = 70 x 2 = 140 kali
Sebulan = 242 x 140= Ok berapa ?
Total = 33880 kali
Justu dengan itu, apa yang begitu mengesankan hidup saya sekarang ialah, saya begitu 'cool' sekali menerima setiap keadaan.
Wah, maksudnya saya orang yang cool? Bohong! Saya orang paling panik seantero dunia.
Oke, begini, maksud saya, setiap kesalahan yang saya lakukan itu, secara otomatiknya, erm automatically kata orang rambut blonde, jari saya akan melakukan command Ctrl Z secara tiba-tiba.
Padahal, saya berada di alam nyata, dan keadaan atau jam takkan berhenti terdetik atau terulang.
Ouh plis, mengertikah anda semua?
wah bahasa apa neh?
Ok begini saja.
Saya sertakan sekali gambar dan resume saya.
Erm bukan, maksud saya, saya sertakan sekali contoh kejadian yang tak henti menimpa saya.
Waktu itu saya sama Bintang mao ke shopping mall, belikan birthday gift buat teman wanitanya [perlukah saya tulis di sini?] Ok tidak penting.
Terus, tiba-tiba saja coca-cola memikat kehausan saya dan langsung saja minta Bintang berhenti di sebuah warung di tepi jalan.
Tangan saya mula meraba-raba coins di dalam jeans biru, tapi ternyata kesialan mengetuk, coins saya jatuh di dalam longkang.
Dan otomatikali, jari saya melakukan command Ctrl Z dengan harapan, coins tadi kembali ke dalam tangan saya.
Dan Bintang melihat dari jauh,dan saya yakin, penampakan itu begitu memalukan.
Saya masih saja berdiri sambil melakukan command Ctrl Z dengan harapan yang sama.
Heran. Heran. Herannnnnnnnnnnnnnnn.......... He..............r. aa.......ann.
*kenapa coins tadi masih di dalam longkang dan keadaan tak terulang?
BODOHHHHHHHHHH TOLOLLLLLLLLLLLL SIALL saja!
saya berada di alam nyata!! bukan di alam kerja duniawi yang entah saya pikir begitu memakan hard disk hidup saya.
5 min saya bengong. Dan kembali masuk ke kenderaan bersama Bintang, saya bercerita.
Bin: siriussssssssssssssssssssssssssssssss? :O hohhh parahhhhhh ween parah!!
saya: *minum coke dan air tumpah ke atas jeans biru. lalu jari; ctrl Z
Bin : oii jangan jadi gila!!! @#_#%*#%#_! yang @&%#! doc ? pills?
Emak...ada apa dengan anakmu?
Mungkin saya sering mengayal? Memikirkan awan hitam, daging, darah, kue dorayaki, orang jauh, orang jauh, cinta setahun lepas yang menyamankan idup saya? cinta? aih. saya dah berjanji takkan jatuh cinta lagi.
Sebelum ada yang berani mengetuk lagi hati ini, akan saya BUNUH!!!
*berlalu lagu mendengar lagu Rossa - Kembali
Apa kabarmu? setlah lama qta tak pernah jumpa?
Banyak yg tlah berubah,
Dan ku ingin dengar dari ceritamu......
Buat yang merasa dia orang yang diharapkan memberi saya kabar....Plis do contact me...I miss u..
Posted at 11:04 am by tapakrasa
Permalink
|
|
|