|
![]() Emily. 27 tahun. Anak tionghua. Marketing executive di tempat kerja saya. Berbahasa mandarin, english dan melayu. Cukup sabar. Namanya juga kerja. Dan sejak seminggu kemaren, Emily turun pangkat. Mahu tak mahu terpaksa ditukarkan ke department yang lain. Kerjanya tak cuma promotion untuk courses yang baru, tapi untuk program graduates after degree yang belum bekerja. A free courses, free certificate in many skills, with free allowance; Rm500 per month. Lumayan sekali. Dan pasti 90% darinya orang Melayu. Dan sejak seminggu kelmarin saya paham kenapa orang Melayu ramai yang menganggur. Kenapa? Of course. Difficulty in English. Di sini tak mungkin akan ada bos yang sanggup menggajikan pekerja yang tak cuma Yes No Alright Thank You + F*ck You (yang lebih advance belajar English) . Yang penting fluent. Saya juga tak begitu fluent. Memang english is not my mother tounge tapi yang salahnya sekarang; tak ramai yang betul betul confident untuk melatih lidah sendiri berbahasa inggeris. Sebagai orang Melayu, sumpah saya benar-benar malu dengan Emily. Atau teman-teman pejabat yang lain. Berkali-kali anak tionghua ini bertanya " so are you interested in our program?" Saya yakin si penanam-anggur-ditalian terdiam. Dan Emily bertanya lagi, "so miss, are you ok? we can prepare a test for you" MasyaAllah. I cannot imagine how she can be patient with those people. They are degree holders. They just can say yes or no. Dan tak mungkin ada higher institution dengan bahasa Melayu as main language. Dan jawapan yang diterima ialah, " boleh tak awak cakap bahasa melayu. Saya tak paham-lah". Dan tak kurang, ada yang berminat tapi betul-betul takut menjawab. Alasan: saya tak boleh berbahasa inggeris dan malu kalau tersalah cakap. Tak cuma seorang tapi lebih dari 100 orang dengan jawapan yang sama. Hmmm? |
| mpokb August 27, 2006 09:31 PM PDT setuju, kebanyakan orang takut bicara karena malu kalau ketahuan salah. menurut saya sih, asal komunikasi masih nyambung, tidak ada masalah. macam campur bahasa tarzan gitu juga bisa nyambung kan? :D | ||
| Leave a Comment: |